OMI MI 2026 Kabupaten Lamongan Jadi Ajang Jaring Talenta Unggul Madrasah
Lamongan — Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Lamongan resmi digelar di MI Ma’arif NU Gembong, Kecamatan Babat, Rabu (9/9/2026). Mengusung tema “Menumbuhkan Talenta dan Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju”, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 1.837 peserta dari MI se-Kabupaten Lamongan. Pelaksanaan OMI ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menjaring, mengembangkan, dan mengasah potensi peserta didik di bidang akademik, sekaligus mempersiapkan talenta terbaik untuk berkompetisi pada jenjang berikutnya.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan H. Mohammad Muhlisin Mufa serta Pengurus Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Lamongan dan KKMI Kecamatan Babat. Kehadiran jajaran Kementerian Agama dan KKMI menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan OMI sebagai wadah pengembangan prestasi dan potensi peserta didik madrasah. Para peserta merupakan siswa-siswi pilihan dari masing-masing lembaga yang diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya selama mengikuti kompetisi.
Kepala Kankemenag Kabupaten Lamongan H. Mohammad Muhlisin Mufa saat membuka kegiatan secara resmi menyampaikan bahwa pelaksanaan OMI merupakan bagian dari tugas dan fungsi madrasah dalam mendidik serta mempersiapkan generasi penerus bangsa. “Kita hadir di sini sebagai guru untuk mendidik siswa dan mempersiapkan generasi kita supaya menjadi generasi yang terbaik. Siswa yang hadir di sini adalah pilihan dari lembaganya. Tetap semangat dan tetap menjadi yang terbaik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Muhlisin berpesan kepada para guru untuk terus memberikan pendampingan dan pembinaan kepada peserta didik, termasuk bagi siswa yang nantinya terpilih menjadi wakil Kabupaten Lamongan. “Siapa pun yang terpilih hari ini, kepada Bapak/Ibu guru terus mempersiapkan siswanya untuk mengikuti ke tingkat provinsi,” pesannya. Ia berharap OMI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan semangat berprestasi, meningkatkan kepercayaan diri, serta melahirkan talenta-talenta unggul dari madrasah Kabupaten Lamongan.



